Sadel kunci kenyamanan bersepeda

Anda mungkin pernah merasakan kesemutan di selangkangan setelah bersepeda beberapa lama? Ketahuilah penyebab terbesar kesemutan di wilayah sensitif itu, adalah karena sadel yang tidak tepat.
Banyak pesepeda yang tidak menyadari, kesemutan dianggap hal biasa. Padahal sesungguhnya kesemutan itu disebabkan oleh kesalahan pemilihan sadel. Akibatnya sadel memberikan tekanan pada otot-otot di selangkangan.

Tekanan terjadi antara lain karena: Sadel terlampau kecil dibanding pantat; padding sadel terlalu tipis, akibatnya posisi V channel yang tidak pas.
V channel adalah bagian dari sadel yang dirancang untuk mencegah kesemutan pada area sensitif ketika pesepeda menempuh jarak yang jauh.
Untuk memilih sadel yang tepat, Bikeradar memberikan tips yang lengkap. Namun yang pasti sadel yang pas akan membuat bersepeda menjadi nyaman, tidak lekas capai, dan tetap optimal menempuh jarak jauh.

Sadel sepeda, khususnya untuk MTB, fungsi utamanya adalah bisa menopang berat tubuh yang bersumbu di bokong. Karenanya tidak bisa sembarangan memilih sadel.
Yang patut diperhatikan dalam memilih sadel antara lain:
- Kenali bentuk tubuh. Sesuaikan ukuran lebar sadel dengan besarnya pantat. Semakin besar bokong, semakin lebar pula sadel yang mesti dipilih, pun sebaliknya. Besar kecilnya sadel ini menentukan letak V channel.

- Perhatikan cangkang atau cover sadel. Bahan yang dipakai pada lapisan luar umumnya adalah kulit sintetis. Nah pilihannya, tentu yang memiliki kekuatan yang mendekati kulit asli, mengingat sadel MTB pemakaiannya cukup berat. Tahan hujan dan panas, dan sanggup untuk menahan beban tubuh di trek yang berat.

- Cermati padding yang sesuai. Lapisan daging pada sadel, saat ini cukup beragam, dari karet busa, gel, plastik lunak, foam, serat karbon, udara, sampai polyurethane foam yang dicampur dengan gel polymer.
Padding gel menjadi pilihan menarik. Selain tidak panas di pantat -dibanding busa--gel sangat lentur dan tidak terlalu empuk.

- Pilih model yang disukai. Ada beberapa pilihan model, ada yang solid, ada yang berkontur, ada pula yang berlubang di tengahnya. Yang berlubang di tengah bisa dipertimbangkan, karena lubang itu tak sekadar estetika, tapi memiliki fungsi sebagai ventilasi untuk sirkulasi udara di pangkal paha.


Sumber informasi www.beritagar.id
Previous
Next Post »
0 Komentar