BERSEPEDA BERKELOMPOK LEBIH AMAN?



Bersepeda seorang diri lebih beresiko dalam beberapa aspek daripada bersepeda berkelompok atau paling tidak berdua dengan rekan. Apa saja manfaatnya? Simak beberapa tips dari Braderian berikut!

1. Bergantian “tarik-menarik”
Istilah untuk beberapa pesepeda jalan raya ataupun MTBers, “tarik menarik” disini lebih diartikan sebagai pemecah angin di rombongan secara bergantian, dilihat dari arah angin datang darimana dan secara bergiliran sesuai kondisi fisik berada di barisan paling depan dan seterusnya sampai yg paling belakang bertugas menyimpan tenaga untuk bergantian “menarik” dengan rekan lainnya. Oh iya, metode ini sangat efektif untuk bersepeda di kondisi berangin ataupun gowes jarak jauh.


2. More team, more backup
Lebih banyak anggota grup, lebih banyak pula bantuan yang diperlukan jika ada trouble di lintasan. Entah backup berupa teknis kalau-kalau ada yang mengalami trouble sepeda atau fisik di tengah jalan, dan juga backup nonteknis untuk rekan motivasi di kala kelelahan atau rekan ngobrol ketika bersepeda sudah mulai lelah dan suntuk.

3. Hari ini kita gowes kemana? 
Nah yang terakhir ini bisa jadi alternatif rute yang belum pernah dikunjungi, kalau bersepeda sendiri tentu pandangan rute akan lebih sedikit jika bertukar pandangan rute dalam grup atau rekan gowes yang lain. Hal ini bisa menambah wawasan rute yang bisa kita lalui dikemudian hari mungkin dengan rekan/grup yang berbeda pula, sehingga menambah semangat bersepeda braders.

Nah itu tadi sedikit tips soal bersepeda berkelompok, jangan melulu “bersolo karir” braders biar gak cepet bosan bersepedanya!

Oh iya, foto dibawah ini contoh dari kawan kita yang berasal dari Jepang, Haruka Nakagawa yang bersepeda dari Jakarta ke Surabaya untuk misi tertentu beberapa waktu yang lalu. Total kurang lebih hampir 750km Haruka lalui dalam beberapa hari dan dibagi beberapa etape tiap kota dan berakhir di garis finish di kawasan Darmo, Surabaya. (23)

Sumber Redaksi Braderin
Previous
Next Post »
0 Komentar