Tas sadel bagi penjelajah



Jangan dikira tas sadel (saddle bag) hanya bisa memuat dompet dan multitools sepeda saja.
Semula tas yang terletak di bawah sadel ini memang hanya didesain untuk menaruh dompet, ban dalam cadangan, multitools dan kunci rumah. Namun kemudian tren bikepacking yang semakin berkembang, desain dan kualitas saddle bag ikut berubah.

Sejumlah jenama (merek) menciptakan tas sadel tidak sekadar tas praktis yang mungil, tapi juga menjadi asesoris dengan desain keren dengan fungsi yang diperluas.

Ada banyak macam dan merek saddle bag yang berukuran besar dengan harga yang terjangkau. Misalnya saja EIBAG, Topeak dan Shimano, mereka mematok harga tas sadel ukuran 2,5 Liter–4 Liter dengan harga sekitar Rp200 ribu–Rp350 ribu. Atau bila ingin yang berkelas dan tampak mewah, ambil merek Brooks, dengan harga 3 sampai 5 kali lipat.

Saddle bag dengan ukuran yang lebih besar umumnya dibuat dengan sekat dan banyak kantong. Tas ini dikaitkan pada batang sadel dan bagian belakang sadel. Selain bisa mewadahi dompet, ban dalam cadangan, multitools dan kunci rumah, juga cukup untuk membawa beberapa pakaian cadangan dan kebutuhan bersepeda lainnya.

Tas sadel jumbo ini dipersiapkan untuk Cycle tourer alias pesepeda penjelajah yang menyukai konsep lightweight. Mereka bersepeda beberapa hari, dengan tetap nyaman menggowes sepeda, tanpa beban berat yang melekat pada tubuhnya.
Bawaan yang cukup berat diwadahi dalam tas sadel. Sedangkan ransel di punggung, hanya berisi air minum.

Sumber informasi www.beritagar.id
Previous
Next Post »
0 Komentar